Peluang Usaha Paling Untung antara Bisnis Offline atau Bisnis Online diBulan Puasa

Begini simplenya, sama-sama ketika memilih bisnis/berwirausaha baik offline atau online dibulan puasa? yang perlu anda perhatikan adalah:

  1. Lihat marketnya/pangsa pasarnya luas atau sempit
  2. Jenis produk dan kualitas produk
  3. Ketersedianan produk (mudah di dapat atau tidak)
  4. Faktor Modal (jangan sapai untuk memulainya saja anda harus bermodal sangat besar)
  5. Resiko bisnis (minim resiko atau besar resiko dari bisnis yang akan anda kerjakan)

Kita pasti sudah tahu, menjelang bulan puasa pastinya akan banyak olshop baru bahkan bisnis offline juga akan banyak bermunculan. Hal ini bukan menjadi rahasia lagi, akan tetapi menjadi trends bisnis dibulan puasa dan menjadi bagian dari keindahan di bulan ramadhan itu sendiri..:)

Percaya tidak anda fenomena akan hal ini…? Oke..saya berikan contoh kecil ja ya..
Tanpa anda sadari banyak orang berlomba-lomba membuka peluang usaha baru ketika bulan puasa.
contohnya: ketika bulan puasa disore hari banyak pedagang-pedagang baru di pinggir jalan menjajakan aneka makanan,snack, minuman, lauk beserta nasi dll (penyedia makanan untuk berbuka puasa)

Padahal kita tau sendirikan untuk resiko dari jual makanan, lauk. Kalo tidak segera di jual habis ya resikonya pasti tau dong kalo makanan resiko terburuk ya basi. Maka tidak mungkin kan nantinya kita akan menjual makanan basi.
Memang benar untuk menjalankan sebuah bisnis harus berani dengan sebuah resiko dari bisnis tersebut. Tapi kita juga tidak boleh munafik dengan diri kita juga. ketika kita menjalankan sebuah bisnis atau usaha pastinya adalah harapannya adalah tetap nilai keuntungan. betul tidak…?hehe

Itulah bisnis ofline sudah keluar modal besar, belum punya pelanggan, sedangkan ongkos produksi lebih besar dari pada keuntunganya. oke bolehlah anda berfikir bahwa tidak semua bisnis offline itu mempunyai resiko yang besar. akan tetapi apakah bisnis offline bisa mempunyai daya jangkau market yang luas?? hal itu juga harus anda fikirkan. karena mau tidak mau, suka tidak suka ketika anda dalam menjual sebuah produk harus punya market yang jelas produk anda ditujukan untuk siapa, di daerah mana usia remaja/dewasa atau orang tua. Ketika anda belum bisa menentukan itu ya bisnis anda ya otomatis gak akan bertahan lama.

Oke yang sekarang kita lihat dari contoh online shop dan dropship.
Kenapa orang menjelang bulan puasa di bidang fashion seperti: hijab, mukena dan busana muslim banyak orang yang cari…??

analisa sederhananya begini, karena mayoritas penduduk Indonesia adalah beragama islam (muslim)
sedangkan dibulan puasa semua akan berlomba-lomba dalam hal kebaikkan:
(lebih baik dalam beribadah, lebih baik dalam berbusana, lebih baik dalam berperilaku dll).

Tidak dipungkiri di Indonesia termasuk negara yang penduduknya nilai gengsinya agak tinggi. (saya juga harus jujur diri, mungkin salah satu diantaranya saya..ckckck). Jadi menurut saya orang yang gengsi itu jika membeli barang baru dan mahal itu beranggapan pasti barangnya bagus. Karena kadang kita berfikir segala sesuatu yang baik akan identik adalah barang yang baru…hehe

Semoga anda bukan orang yang gengsi…gengsi boleh ja sich klo menurut saya, karena itu bisa jadi menjadi standart akan diri kita. Lebih baik bermental Gengsi daripada mental gratisan. arti luasnya lebih baik membeli daripada harus berharap sesuatu yang gratis. Oke selanjutnya kita kembali lagi, dengan demikian otomatis karena banyak permintaan dalam menggunakan barang yang baru untuk lebih menyempurnakan dalam beribadah, menjaga auratnya dan lebih tampil religius disitulah peluang usaha itu terjadi. Karena banyak yang mencari kerudung, sajadah, mukena, peci dan baju muslim maka peluang bidang fashion dibulan puasa bisa meningkat sangat tajam.

Apalagi menjelang lebaran hampir semua mayarakat indonesia akan banyak yang hunting baju-baju baru yang modern, elegant dan unik. Karena semua orang di bulan yang suci ingin menampilkan menjadi seorang yang terbaik dan perfect. Karna dimoment lebaran semua keluarga besar akan saling bertemu dan berkumpul. Dari keluarga yang merantau akan pulang mudik, Saudara yang jauh akan mendekat, untuk saling besilaturahmi dan bermaaf dan memaafkan.

Jadi analisa saya dari bisnis yang minim dengan resiko ya anda bisa cobalah anda dengan mencoba bisnis online dengan bisa anda mulai dari online shop atau bisnis dropship. karena bisnis dropship atau online shop secara tidak langsung kita sudah diberikan modal oleh customer kita. Karena secara ketika customer berminat dengan produk yang kita jual mereka akan transfer terlebih dahulu beserta dengan ongkos kirimnya. Jadi sangat bisa jadi ketika anda memulai dengan memilih bisnis online atau dropship adalah bisnis tanpa modal.
so bisnis online yaitu bisnis tanpa modal dengan yang minim resiko dan memberikan keuntungannya besar…hehe
Oke sekarang anda sudah tahukan anda harus bagaimana sekarang…???
Saatnya kita membangun bisnis online yang lebih profitable

Bagi anda sudah punya bisnis online. Lalu cara meningkatkan omsetnya bagaimana ya…?
Jangan khawatir, ada sebuah formula meningkatkan omset anda dengan cara tepat
karena sudah disediakan : Akses supplier berkualitas, tinggal pilih produknya dan Mulai promosikan
(Packing Barang, Foto Produk, Stok Barang, Targeting Insight, Ads Copy, Insight Landing Page dan tersedia khusus untuk member Ads Formula)

Tulis Komentar